Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara Menanam Cabe Rawit di Sawah Hingga Panen

Cara Menanam Cabe Rawit di Sawah Hingga Panen

cara menanam cabe rawit di sawah

Cabe rawit adalah tanaman holtikultura yang memiliki cita rasa khas yakni rasanya yang pedas. Meskipun terkadang harga cabe tidak stabil, membudidayakan cabe rawit merupakan salah satu peluang usaha yang sangat menguntungkan. Oleh karena itu, Artikel ini akan menjelaskan kepada Anda tentang bagaimana cara menanam cabe rawit di sawah hingga panen.

Cara Menanam Cabe Rawit di Sawah

Menanam cabe rawit yang benar adalah di mulai dari memilih bibit cabe yang memiliki kualitas terbaik. Selain itu, lokasi dan teknik pengolahan lahan menjadi faktor penentu supaya cabe rawit panen melimpah. Dibawah ini merupakan tahap-tahap cara menanam cabe rawit di sawah agar berbuah lebat.

1. Membuat Bedengan

Idealnya, cara membuat bedengan cabe rawit yang baik harus berbentuk memanjang dari arah utara ke selatan atau sebaliknya. Tujuannya adalah agar tanaman cabe rawit mendapat sinar matahari yang cukup.


Selain itu, bedeng harus berada pada struktur tanah yang gembur. Adapun tahapan mengolah tanah agar menjadi gembur yaitu sebagai berikut:
  • Proses penggemburan tanah bisa dilakukan dengan cara mencangkul atau juga bisa dengan menggunakan mesin traktor
  • dengan kedalaman minimal 15 cm agar akar tanaman dapat tumbuh sempurna.
  • Membentuk gundukan tanah dengan ketinggian minimal 10 cm dengan lebar maksimal 90 cm.

2. Penyemaian Bibit/Benih Cabe

Setelah pembuatan bedengan selesai, proses selanjutnya ialah tahap penyemaian benih cabe rawit. Ada beberapa tahap penyemaian benih cabe yang benar agar tamanan cepat tumbuh, yaitu:
  • Pilih benih atau bibit yang berkualitas baik, ciri-cirinya ialah tidak keropong. Anda dapat memilahnya dengan cara menaruhnya dalam ember yang berisi air.
  • Selanjutnya rendam benih cabe rawit di taruh dalam satu wadah yang berisi air hangat selama 4 jam.
  • Setelah itu tiriskan dan campurkan dengan obat anti semut. (Bisa menggunakan Marsal).
  • Sebarkan benih tersebut pada bedengan yang telah di siapkan.
  • Bibit cabe bisa dipindahkan jika sudah memiliki tinggi rata-rata 15 cm atau sudah berumur kira-kira 3 minggu.

3. Penanaman Cabe Rawit

Berapa jarak tanam cabe rawit?. Idealnya, jarak tanam cabe rawit adalah berjarak 15 cm dari tepi bedengan dan 50 cm jarak antar tanaman. Namun ini dapat dapat di tambah lebarnya menjadi 70 cm jika Anda ingin tumpangsari dengan tanaman lain.

Anda harus memperhatikan jarak tanam sebelum menanam cabe rawit, jika salah perhitungan dapat menghambat pertumbuhan tanaman cabe dan bisa menimbulkan jamur sehingga berakibat pada membusuknya pohon cabe.

Baca Juga: Cara Menanam Bawang Putih untuk Pemula

4. Tahap Pemupukan

Pemupukan cabe rawit bisa dilakukan setelah tanaman berumur 1 - 2 bulan. Pemberian pupuk merupakan syarat wajib agar tanman cabe rawit berbuah lebat dan tanaman dapat tumbuh subur.

Lantas, pupuk apa yang bagus untuk cabe rawit?. Berikut adalah 3 macam pupuk cabe rawit yang sering digunakan petani, diantaranya:
  • Pupuk oraganik: pupuk oraganik adalah pupuk yang berasal dari kotoran ternak. Pemberian pupuk kandang bisa dilakukan pada saat penggemburan tanah atau setelah masa tanam cabe rawit.
  • Pupuk Phonska Cair: Pemberian pupuk phonska cair dilakukan pada masa tanaman cabe rawit ketika mulai berbunga. Perbandingan pupuk phonska ialah 1 banding 20. Artinya 1 liter pupuk phonska cair dicampur dengan 20 liter air.
  • Pupuk NPK Mutiara: Pupuk NPK Mutiara adalah pupuk yang mengandung 8 hara mikro maupun hara makro, yaitu: N (nitrogen), P (fosfor), K (kalium), S (sulfur), Mg (magnesium), B (boron), Zn (seng) dan Mn (mangan). Pupuk NPK Mutiara sangat bermanfaat untuk pertumbuhan segala jenis tanaman.

Pupuk NPK Mutiara 16-16-16

5. Tahap Perawatan

Cara merawat cabe rawit dapat dilakukan setelah masa tanam usai, yakni dengan melakukan pencegahan terhadap serangan hama dan gulma.

Hama yang sering menyerang cabe rawit adalah tungau, jangkrik, ulat tanah, kutu daun, lalat buah, bekicot, thrips dan ulat grayak. Untuk mengatasi hama pada tanaman cabe rawit tidak sulit, Anda bisa membasmi penyakit cabe dengan cara penyemprotan menggunakan obat pembasmi hama seperti Regent, Curacron, Matador atau Prevathon.

Sedangkan cara mengatasi gulma disekitar tanaman cabe rawit bisa dilakukan dengan mencabuti rumput atau melakukan penyemprotan menggunakan obat pembasmi gulma.

6. Proses Pemanenan

Berapa lama masa panen cabe rawit?. Pada umunya, masa panen cabe rawit dapat berlangsung selama 7 hingga 8 bulan. Ciri-ciri cabe rawit yang siap di panen ialah buah berwarna merah tua dan berumur 2 - 3 bulan terhitung dari awal penanaman bibit cabe.

cara menanam cabe rawit
Cabe Rawit Siap Panen
Jika pembahasan yang kami jabarkan tentang cara menanam cabe rawit di sawah ini dirasa kurang efektif, sebaiknya Anda berdiskusi dengan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang bergerak dalam bidang pertanian atau membentuk kelompok tani dengan petani cabai lainnya.