Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara Merawat Ikan Arwana di Akuarium Agar Cepat Besar

Cara Merawat Ikan Arwana di Akuarium Agar Cepat Besar

Cara Merawat Ikan Arwana

cara merawat ikan arwana di akuarium agar cepat besar adalah memperhatikan makanan untuk arwana.

Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan ketika memelihara arwana dari kecil hingga dewasa, diantaranya memperhatikan ukuran aquarium, pH air, suhu air dan pemilihan bibit yang bagus.

Ikan arwana mengap-mengap merupakan bukti ikan kekurangan oksigen dan air yang digunakan tidak memenuhi standar. Jika perawatan yang diterapkan tidak benar akan berujung pada kematian.

Itulah sebabnya, khususnya bagi pemula wajib tahu apa saja faktor yang menyebabkan arwana mati. Berikut adalah penyebab yang membuat ikan arwana mati:
  • Karena air yang digunakan tidak cocok, atau sudah terkontaminasi dengan zat kimia berbahaya.
  • Adanya bakteri dari sisa pakan yang mengendap.
  • Sering loncat-loncat karena stress.

Baca Juga - Ciri-ciri Ikan Arwana Stres.

Cara Merawat Arwana

Cara Merawat Ikan Arwana di Akuarium Agar Cepat Besar
Cara Merawat Ikan Arwana

Arwana merupakan ikan purba dari spesies Osteoglossidae yang masih bertahan hidup dan berkembangbiak hingga saat ini. Banyak orang menyebut ikan ini dengan nama Arawana dan Arowana. Berikut adalah cara merawat ikan arwana di akuarium agar cepat besar:

1. Buat ukuran akuarium yang tepat

Ukuran aquarium ikan arwana yang baik untuk ikan dengan panjang tubuh sekitar 10-25 cm adalah berukuran 70 cm × 40 cm × 40 cm. Bahan dasar akuarium bisa terbuat dari akrilik atau kaca dengan ketebalan minimal 5 mm.

Sedangkan arwana yang panjang tubuhnya sudah mencapai lebih dari 25 cm, yakni membutuhkan akuarium berukuran 100 cm × 50 cm × 50 cm dengan ketebalan dinding kaca 7,5 mm.

Jika arwana sudah memasuki usia dewasa, pindahkan ke akuarium yang lebih besar. Ukuran aquarium untuk arwana dengan panjang tubuh sekktar 40-55 cm, aquarium yang dibutuhkan berukuran 2 meter × 1 meter × 80 cm, tebal kaca minimal 12-15 mm.

2. Kualitas air

Air yang cocok untuk melihara ikan arwana adalah air tawar yang mempunyai kadar pH 6,5-7,5. Air harus dalam kondisi jernih, tidak berwarna dan tidak bau. Menggunakan air sumur maupun air hujan yang telah di endapkan merupakan pilihan tepat.

Suhu air tidak boleh lebih dari 23-26° Celcius. Untuk menjaga suhu tetap dalam kondisi stabil, hindari penempatan akuarium pada lokasi yang terkena sinar matahari secara langsung.

Pada saat memasukkan air kedalam akuarium sebaiknya dilakukan penyaringan menggunakan kain.

Ini adalah teknik sederhana supaya air benar-benar bersih, dan untuk menghindari warna kekuningan di dinding kaca akuarium. Misalnya seperti bercak-bercak karat.

3. Tambahkan tanaman aquascape

Salah satu jenis tanaman atau tumbuhan aquascape yang cocok untuk arwana adalah Dwarf Baby Tears. Nama lain tumbuhan ini ialah Hemianthus Callitrichoides.

Dwarf Baby Tears memiliki ciri-ciri daun kecil. Tanaman ini tidak perlu mendapatkan pencahayaan yang tinggi. Karena mampu beradaptasi dengan ikan dan kondisi cahaya didalam akuarium.

4. Design aquaium

Design aquarium arwana bisa dilakukan dengan menempatkan berbagai jenis tanaman air. Ini tidak mudah, karena Anda harus mendesignnya seunik mungkin namun tetap terlihat rapi. Selaim itu, faktor kenyamanan ikan wajib diutamakan.

Setting aquarium seperti habitat asalnya. Jika tersedia, tambahkan bebatuan atau kerikil, sehingga arwana bisa cepat beradaptasi di habitat baru.

Jangan menaruh tanaman dan kerikil terlalu banyak dalam satu akuarium agar ruang gerak ikan tidak terganggu.

5. Pasang aerator

Memasang aerator merupakan upaya untuk mencegah agar ikan arwana tidak kekurangan oksigen.

Fungsi aerator adalah memberi ruang sirkulasi udara didalam air sehingga pasokan oksigen tetap stabil.

Baca Juga - Ciri-ciri Ikan Arwana Kekurangan Oksigen.

Aerator bisa dikatakan baik jika daya listrik yang dibutuhkan dapat menghasilkan udara sangat besar.

Arwana tidak bisa hidup tanpa aerator. Selain itu, arwana mengap-mengap bisa disebabkan oleh adanya oksigen yang masuk kedalam air sangat minim. Ini berbeda dengan memelihara ikan mas koki tanpa oksigen.

6. Memilih bibit ikan arwana

Ciri-ciri bibit atau anakan ikan arwana yang bagus untuk dipelihara dan banyak disukai orang adalah ikan jantan yang memiliki panjang tubuh sekitar 10-15 cm.

Sedangkan untuk arwana sehat ciri-cirinya yaitu gerakannya agresif, nafsu makan cukup banyak, mata tidak juling, sungut lengkap, warna mengkilap dan sirip tidak ada yang rusak.

Jika tidak mempunyai cukup uang, Anda bisa membeli arawana sejenis Pino (green arwana) atau Silver.

7. Jumlah Ikan

Idealnya jumlah arwana dalam satu akuarium hanya boleh diisi satu ekor saja Anda bisa mengisi lebih dari dua ekor, tetapi jika ikan sudah besar harus dipindahkan ke wadah terpisah. Karena arwana merupakan salah satu jenis ikan yang tidak bisa akur.

8. Tutup akuarium

Seperti yang kita ketahui, ikan arwana merupakan salah satu jenis ikan yang lincah dan agrseif. Memberi tutup pada akuarium merupakan solusi terbaik agar ikan tidak lompat keluar.

Sebaiknya beri lubang pada penutup akuarium supaya sirkulasi oksigen tetap lancar.

9. Beri lampu aquarium

Pencahayaan dapat dilakukan dengan cara memasang lampu aquarium tepat berada di posisi tengah. Selain untuk mempercantik tampilan akuarium, cahaya memberikan nuansa terlihat elegan. Gunakan lampu panjang dengan daya maksimal 25 watt.

10. Pemberian makan

Makanan ikan arwana yang masih berukuran 10-15 cm adalah jangkrik. Karena jangkrik mengandung banyak vitamin dan protein yang dapat mempercepat pertumbuhan ikan.

Selain itu, Anda juga dapat memberi makan seperti kecoa, katak, belatung dan udang segar.

Memberi makan arawana dengan jangkrik bisa 2 hari sekali atau saat lapar. Ada pun ciri-ciri ikan arwana lapar yaitu terlihat kurus dan berenang mengikuti Anda ketika sedang berjalan di depan akuarium.

Baca Juga - Makanan Ikan Arwana Biar Cepat Besar.

11. Penggantian air akuarium

Mengganti air akuarium arwana bisa dilakukan setiap 15 hari sekali. Jika tidak dipsang filter, penggantian air didalam akuarium bisa dilalukan 7 hari sekali, karena air mudah keruh yang disebabkan oleh sisa makanan ikan yang mengendap.

Tidak perlu mengganti semua air di dalam akuarium. Lakukan penggantian air secara bertahap dengan mengurangi volume air sebanyak 1/4 lalu tambahkan air bersih yang baru.

Dalam jangka waktu tertentu memang diharuskan mengganti air keseluruhan dan membersihkan aquarium mulai dari dasar hingga dinding kacanya.

Pindahkan ikan kedalam wadah sementara lalu keluarkan dekorasi yang ada didalam akuarium seperti tanaman, kerikil dan bebatuan. Sebelum memindahkan ikan, diamkan air selama 20 menit.

Sekian penjelasan yang dapat kami sampaikan mengenai Cara Merawat Ikan Arwana di Akuarium dari kecil agar cepat besar yang bisa kamu coba di rumah.

Posting Komentar untuk "Cara Merawat Ikan Arwana di Akuarium Agar Cepat Besar"